Categories
Advertising

Tips Beriklan Dengan Efektif

Iklan merupakan komponen penting dalam strategi pemasaran, dan beragam aspek patut dipertimbangkan agar iklan dapat memenuhi ekspektasi. Apakah saat ini iklan yang Anda tayangkan mendapatkan hasil yang masih jauh dari ekspektasi? Sudahkah Anda pertimbangkan hal-hal berikut ini sebelum memproduksi dan menayangkan iklan?

Tips Beriklan Dengan Efektif from Idea Imaji
Categories
Advertising Branding Marketing Strategy

Reading List: Alternative Branding Book

Teknik branding yang dilakukan oleh perusahaan, baik kecil maupun raksasa sangatlah beragam.
Berikut #IdeaLibrary edisi Reading List berisi daftar buku teknik branding alternatif yang dapat menginspirasi Anda.

Tribes By: Seth Godin

Buku karya Seth Godin ini menjelaskan tentang fenomena pembentukan Tribe dalam masyarakat dan bagaimana cara brand dapat membangun dan memanfaatkan kekuatannya untuk berbagai kepentingan.

Fizz: Harness the Power of Word of Mouth Marketing to Drive Brand Growth By: Ted Wright

Dalam buku ini, Ted Wright menjelaskan cara yang efektif dan efisien dalam melakukan pemasaran Word of Mouth sebagai salah satu metode dalam membangun brand.

Emotional Branding: The New Paradigm for Connecting Brands to People By: Marc Gobe

Lebih dari sekedar belajar bisnis, buku karya Marc Gobe ini bisa menjadi referensi yang sangat berguna bagi pemasar yang sedang mencari cara cerdas dan imajinatif untuk menjalin ikatan antara brand dengan konsumen.

Zag By: Marty Neumeier

Buku ini menjelaskan lebih dalam tentang bagaimana brand dapat memanfaatkan kekuatan diferensiasi, sekaligus menunjukan cara bagaimana menghubungkan antara strategi bisnis dan desain.

Lean Branding: Creating Dynamic Brands to Generate Conversion By: Laura Busche

Dalam buku ini, Laura Busche menyiapkan lebih dari 100 taktik pencitraan brand DIY dan studi kasus yang menginspirasi, serta petunjuk langkah demi langkah untuk membangun dan mengukur strategi brand menggunakan Build-Measure-Learn.

Selling The Dream By: Guy Kawasaki

Buku dari mantan eksekutif Apple Inc, Guy Kawasaki ini memberikan kursus singkat dalam mengembangkan bisnis melalui metode evangelism: teknik meyakinkan orang untuk percaya pada produk atau ide Anda secara totaliter.

Contagious By: Jonah Berger

Dalam Contagious, Jonah Berger mengungkapkan rahasia dibalik transmisi Word of Mouth dalam struktur sosial. Buku ini memberikan teknik yang bisa diterapkan untuk membantu menyebarkan informasi dan merancang pesan.

Brand Activism: From Purpose to Action By: Christian Sarkar and Philip Kotler

Buku ini wajib dibaca oleh para pemilik atau pemimpin perusahaan yang akan menerapkan Brand Activism dalam membangun bisnis dan brand mereka. Dilengkapi juga dengan toolkit yang dapat digunakan sebagai acuan penerapannya.

Do Good: Embracing Brand Citizenship to Fuel Both Purpose and Profit By:  Anne Bahr Thompson

Buku berharga untuk perusahaan yang ingin memasukkan misi sosial ke dalam brand tanpa mengorbankan nilai keuntungan. Model Brand Citizenship Anne Bahr Thompson menawarkan cara-cara kreatif dan praktis untuk menghubungkan brand dengan pemangku kepentingan.

Guerrilla Marketing By: Jay Conrad Levinson

Buku wajib untuk setiap pemilik usaha atau brand yang ingin meningkatkan skala bisnisnya melalui metode yang unik dan kreatif. Di sini, Jay Conrad Levinson memperkenalkan teknik Guerilla Marketing sebagai usaha membangun brand dan pemasaran, serta melengkapinya dengan banyak insight bisnis yang berharga.

 

 

 

Categories
Advertising Business Marketing

Marketing & Advertising with Video Games

Dewasa ini video game sangat digemari oleh hampir semua orang. Bahkan beberapa diantaranya bersifat multi-generasi karena memiliki penggemar di segala segmen usia.
.
Berdasarkan data dari Newzoo, pasar game global pada tahun 2019 meningkat hingga +9,6% dan diperkirakan akan terus tumbuh di tahun berikutnya. Maka tak heran, jika banyak bisnis dan brand telah melihat video games sebagai media potensial untuk melakukan kampanye pemasaran.
.
Bagi Anda termasuk yang tertarik menjadikan video games sebagai bagian dari kampanye pemasaran, berikut beberapa tips sederhana dari kami.

Categories
Advertising Digital Marketing Marketing Strategy

Do’s and Dont’s Marketing During Pandemic

Banyak hal terdampak akibat pandemi COVID-19, tidak terkecuali bisnis yang selama ini Anda bangun dengan susah payah. Untuk dapat bertahan dalam situasi ini, kemampuan adaptasi, kecerdasan emosional, dan kecerdikan Anda akan diuji hingga batas. Objective utamanya adalah bagaimana kegiatan marketing Anda dapat terus berjalan dengan meminimalisir resiko, mengefisienkan pengeluaran, serta memberikan impact nyata.
.
Nah, kami mengumpulkan sejumlah Do’s dan Dont’s untuk Anda coba gunakan dalam kegiatan marketing usaha Anda selama masa force majeur ini. Semoga dapat membantu dan stay positive!

Categories
Advertising Digital Marketing Marketing Strategy Social Media

4 Tips Dasar Beriklan untuk Menarik Perhatian Audiens

Ada kalanya kita sebagai audiens merasa acuh-tak-acuh terhadap tayangan iklan. Sebagai advertiser, tugas Anda lah untuk membuat iklan lebih diperhatikan, dan bahkan diingat oleh audiens. Jika audiens tidak memperhatikan iklan Anda, tidak mungkin iklan tersebut akan efektif.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil dari iklan Anda, Anda harus mematuhi peraturan tertentu. Empat tips dasar ini bisa membantu memperkuat strategi iklan Anda.

1. Bagaimana menangkap perhatian audiens dalam 8 detik.

Ketika Anda membuat iklan berupa video, durasi selama 8 detik mungkin yang terbaik. Rentang Menurut sebuah studi baru dari Microsoft Corp., orang sekarang umumnya kehilangan konsentrasi setelah delapan detik, dikarenakan dipengaruhi gaya hidup digital yang semakin terdigitalkan di otak. Upaya periklanan Anda harus efektif sampai lima detik pertama. Pada saat-saat penting ini, audiens memutuskan apakah mereka akan membeli brand Anda atau mengabaikannya. Setelah itu, engagement akan turun drastis. Maka dari itu, pergunakan 8 detik Anda dengan baik.

Apple do it too for their IPhone 8 and IPhone 8 Plus

2. Targetkan iklan Anda kepada audiens yang telah familiar dengan brand

Menurut Marketing Metrics, probabilitas penjualan ke prospek baru sekitar 5 sampai 20 persen sementara probabilitas penjualan ke pelanggan lama sekitar 60 sampai 70 persen. Jauh lebih mudah memasarkan kepada orang-orang yang sudah mengenal brand Anda atau yang sebelumnya menjadi pelanggan di masa lalu daripada menjual orang-orang yang baru saja mengetahui brand Anda. Penelitian menunjukkan bahwa mengarahkan ulang pesan Anda kepada orang-orang yang sebelumnya telah mengunjungi situs web Anda dan memiliki kemungkinan 14 kali lipat untuk menjual ke pelanggan yang ada.

3. Patuhi aturan: “Rule of Seven”

Salah satu aturan dasar periklanan dijelaskan oleh “Rule of Seven”. Sebagian besar calon pelanggan perlu melihat pesan Anda setidaknya tujuh kali sebelum mereka mempertimbangkan penawaran Anda. Jangan berharap kebanyakan orang langsung tertarik saat mereka pertama kali melihat penawaran Anda. Sebagai gantinya, gunakan konten dan channel yang berbeda untuk menyampaikan pesan yang sama kepada mereka. Anda akan meningkatkan kemungkinan mereka akan menanggapi tawaran Anda.

4. Gunakan prinsip “Less is More”

Asumsinya bahwa menampilkan lebih banyak opsi akan menghasilkan ROI yang lebih baik, namun hal itu tidak selalu terjadi. Sebenarnya, psikolog Barry Schwartz membantah hal ini dalam bukunya “The Paradox of Choice.” Dia mengutip sebuah studi selai yang dilakukan oleh Sheena Iyengar dan Mark Lepper. Pasangan peneliti tersebut membagi pembeli menjadi dua kelompok. Mereka mempresentasikan kelompok pembeli pertama dengan meja berisi enam macam selai. Kelompok pembeli kedua ditawari meja berisi 24 macam selai. Orang-orang memang mengerumuni meja dengan pilihan selai yang lebih banyak, tapi 10 kali lebih banyak orang membeli dari meja dengan pilihan selai yang lebih sedikit. Anda dapat melakukan hal yang sama: Tingkatkan conversion rate dengan memberikan pilihan yang lebih sedikit.

Pada dasarnya bahwa perhatian audiens, yang selalu dicari oleh brand dan biro iklan, jauh dari kepastian. Sebenarnya tidak pernah pasti, bahkan lebih sulit untuk mendapat perhatian audiens melalui periklanan saat ini. Tetapi dengan tips dasar di atas, setidaknya bisa membantu Anda dalam membuat iklan yang bisa menangkap perhatian. Jika Anda masih bingung, kami siap membantu Anda.

Sumber:

https://www.linkedin.com/pulse/rule-seven-advertising-product-launch-formula-bryan-heathman

https://www.inc.com/joshua-conran/how-to-grab-your-target-s-attention-in-8-seconds-or-less.html

https://www.helpscout.net/75-customer-service-facts-quotes-statistics/

https://en.wikipedia.org/wiki/The_Paradox_of_Choice