Menarik Audiens dengan Headline

Apa sih yang mendasari kamu mau meng-klik sebuah artikel atau informasi pada platform media sosial? Apakah topik pembahasannya, image-nya atau konten itu sendiri? Jawabannya mungkin benar semua. Namun, ada satu hal utama yang mungkin terlewatkan olehmu. Headline! Yup, headline ini juga berperan besar memicu rasa penasaran audiens untuk menyimak suatu informasi, lho. Headline bertujuan bukan hanya untuk membuat sebuah posting-an menjadi shareable, tapi juga mampu membuatnya viral.

Kali ini kami akan mengajak kamu untuk menyimak apa saja tips-tips agar konten kamu tepat agar dapat meningkatkan traffic website.

Pertama

Gunakan angka. Mengapa angka? Percaya atau tidak, penggunaan angka diantara kalimat akan memberikan pengaruh yang signifikan pada otak. Otak akan menstimulasi lebih cepat ketika dihadapkan dengan angka-angka.

Ada catatan nih untuk kamu. Menurut penelitian ContentMarketingInstitut.com, otak kita memercayai kalau angka ganjil itu memiliki efektivitas yang lebih ampuh dan mudah untuk diingat dan dicerna.

Kedua

Jangan membuat headline lebih dari 62 karakter, karena mesin pencarian seperti Google cenderung akan memotong headline kamu yang berdampak pada rendahnya konversi jumlah audiens dalam jangka panjang.

Pastikan juga, apa benefit yang audiens kamu dapatkan dengan membaca artikel kamu dengan hanya melihat headline. Sekadar saran, kosakata yang paling umum digunakan untuk membuat viral sebuah headline adalah Tips, Reason, Trick, Idea, Fact, Strategy, Secret.

Ketiga

Jenis konten pada headline juga merupakan aspek penting lainnya. Hal ini bertujuan agar ekspektasi audiens kamu sesuai dengan apa yang mereka klik.

Bisa kita lihat pada analisis di atas, jenis konten Pictures efektif pada platform Facebook, namun tidak pada Twitter dan LinkedIn. Sebaliknya, konten bernuansa Tips, Habits, Mistakes justru lebih efektif pada LinkedIn.

Pada umumnya audiens akan melihat dan tentu tidak mengabaikan headline yang kamu buat. Hanya saja, keputusan audiens untuk terus membaca konten hingga akhir memang sangat dipengaruhi oleh headline di awal. Jadi bagaimana? Sudah menyiapkan headline terbaik kamu, belum?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *