Klasifikasi Generasi: Beberapa Hal yang Seringkali Tidak Dipahami (Bagian 1)

Sering mendengar istilah Millenials atau Generation Y? Bagaimana dengan Baby Boomer Generation dan Baby Bust (atau Generation X)? Belakangan ini, cukup banyak artikel yang membahas karakteristik generasi dan kamu juga mungkin termasuk salah satu orang yang suka membahas hal tersebut. Artikel kali ini akan membahas fakta-fakta berkaitan dengan klasifikasi dan karakteristik generasi secara singkat. Selain untuk menambah pengetahuan kamu, artikel kali ini juga berupaya untuk menekankan bahwa klasifikasi dan karakteristik generasi ini tidak bisa sepenuhnya kamu aplikasikan untuk men-judge diri kamu apalagi orang lain.

Beberapa minggu lalu kita sempat membahas generasi internet atau iGen serta bagaimana generasi tersebut harus berhadapan dengan kondisi extreme present. Nah, berkaitan dengan generasi internet, sebenarnya klasifikasi generasi tersebut bisa saja bersifat global karena adanya teknologi internet, tapi apakah kamu tahu bahwa klasifikasi generasi-generasi sebelumnya seperti Generation Y hingga Baby Boomer Generation sebenarnya belum tentu bersifat global? Beberapa sumber memang menyebutkan bahwa klasifikasi generasi diupayakan untuk bersifat se-general mungkin, tetapi sebenarnya fokus klasifikasi tersebut tetap berada pada lingkup wilayah Western World (Amerika, Eropa, dan Australia). Lalu bagaimana dengan kita yang tinggal di Asia? Meskipun terdapat beberapa poin yang cukup beririsan, lingkup Asia, sebagian Eropa, hingga Afrika sebenarnya memiliki indikator lain yang tentunya berbeda dengan karakteristik Barat. Jadi, setidaknya kamu cukup memahami bahwa klasifikasi generasi yang sering kita baca di jurnal ataupun artikel-artikel itu belum tentu sepenuhnya valid untuk orang-orang di luar Barat, salah satunya kita di Indonesia.

Berikut ini beberapa kategori generasi beserta karakteristik dan sejarahnya:

1. The Lost Generation

Di Eropa, generasi ini juga dikenal sebagai Generation of 1914. Istilah tersebut dipopulerkan oleh Gertrude Stein yang merupakan seorang novelis dan penyair, namun lebih dikenal sebagai seorang kolektor seni. Generasi ini merupakan generasi yang ikut terlibat dalam Perang Dunia I dan diperkirakan lahir di antara periode 1883 – 1900.

2. The Interbellum Generation

Generasi ini merupakan generasi dengan periode lahir antara 1901 – 1913. Generasi ini merupakan generasi yang dianggap terlalu muda untuk terlibat dalam Perang Dunia I, namun terlalu tua untuk terlibat dalam Perang Dunia II. Keterkaitannya dengan dua periode Perang Dunia inilah yang kemudian memunculkan istilah Interbellum yang diambil dari Bahasa Latin (Inter yang berarti ‘berada di antara’ dan bellum yang berarti ‘perang’).

3. The Greatest Generation

Memiliki sebutan lain seperti WWII Generation (World War II Generation), G.I. Generation (dari istilah militer G.I. yang merupakan singkatan dari General Issue atau Government Issue), dan Federation Generation di Australia, nama The Greatest Generation merupakan sebutan umum yang digunakan di Amerika Serikat. Generasi ini merupakan generasi yang tumbuh dewasa di periode Great Depression (periode resesi ekonomi dunia di sekitar tahun 1930-an) dan kemudian terlibat dalam Perang Dunia II. Periode lahir generasi ini di antara tahun 1910 – 1924.

4. The Silent Generation

Istilah Silent Generation pertama kali muncul di majalah Time pada 5 November 1951 dalam sebuah artikel berjudul Younger Generation. Generasi ini merupakan generasi lanjutan The Greatest Generation atau G.I. Generation yang dianggap terlalu takut untuk mengemukakan pendapatnya dan lebih memilih untuk fokus membangun karier ketimbang terlibat dalam bentuk-bentuk aktivisme. Generasi ini juga merupakan generasi yang tumbuh ketika terjadi Perang Korea (25 Juni 1950 – 27 Juli 1953) dimana Korea Utara berupaya untuk menginvasi Korea Selatan. Sebelumnya, Korea dikuasai oleh Jepang sejak 1910 hingga penghujung Perang Dunia II. The Silent Generation juga disebut sebagai Lucky Few dalam buku yang ditulis oleh Elwood Carlson berjudul The Lucky Few: Between the Greatest Generation and the Baby Boom (2008). Generasi ini lahir pada periode 1925 – 1945.

Bagaimana dengan Baby Boomer Generation hingga Generation Z atau iGen, dan bahkan Gen Alpha? Pantau terus artikel kita di minggu depan ya!

Sumber:

https://www.careerplanner.com/Career-Articles/Generations.cfm

https://en.wikipedia.org/wiki/Generation

https://en.wikipedia.org/wiki/Interbellum_Generation

https://en.wikipedia.org/wiki/G.I._Generation

https://en.wikipedia.org/wiki/Great_Depression

https://en.wikipedia.org/wiki/Silent_Generation

https://en.wikipedia.org/wiki/Korean_War

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *